Penyebab Perang Korea Utara dan Selatan

Penyebab Perang Korea Utara dan Selatan – Siapa yang tidak tahu bahwa korea terpecah dan sudah mengalami masalah memanas antara Utara dan Selatan. Kedua wilayah tersebut sudah
terjadi perang dari Juni 1950. Perang sempat terjadi 3 tahun dari tahun tersebut karena konflik, namun sampai sekarang karena hal tersebut korea menjadi terpecah dan masih bersitegang
tanpa ada kata perdamaian sampai detik ini. Terjadinya perang korea mungkin sudah bukan lagi rahasia, namun beberapa orang pasti masih bingung apa yang menyebabkan perang tersebut.

Penyebab Perang Korea Utara dan Selatan

Korea Utara memiliki sekutu yaitu Republik Rakyat Tiongkok dan Uni Soviet. Sedangkan Korea Selatan bersekutu dengan Amerika Serikat, Australia, Kanada, dan negara lain yang berada di naungan PBB. Banyak desas desus mengatakan perang korea disebabkan oleh persaingan ideologi para sekutu yaitu Amerika dan Uni Soviet.

Bercerita sedikit tentang sejarah, dahulunya Korea sempat menjadi negara yang dijajah oleh Jepang sampai kemasa krisis di perang dunia ke II. Walaupun diperang tersebut Jepang kalah dan
hengkang dari Korea, sebelum itu Uni Soviet dan Amerika sudah lebih dahulu melakukan penyerangan dan membuat Jepang angkat kaki dari Korea. Kedua negara mendarat di kedua wilayah
yang berbeda dan membuat keduanya terpecah yaitu Utara dan Selatan. Bukan menduduki dan menguasai tetapi keduanya memberikan peranan pihak Korea dan menjadi bersatu atau bersekutu.

Terbaginya Kedua Wilayah

Itu adalah sebuah penyebab yang sudah ramai orang ketahui, jadi sebenarnya konflik ini sudah ada sejak jaman penjajahan dahulu yang berdampak korea terpecah menjadi dua wilayah yang
memiliki dua ideologi yang berbeda dari dua sisi sekutu yang sama-sama ingin menguasai negara gingseng tersebut.

Sebenarnya PBB sudah berusaha melakukan penyatuan antara keduanya karena pembentukan Wilayah Korea Utara tidak bisa disetujui. PBB hanya menyetujui pemerintahan Korea Selatan
sebagai pemerintahan yang sah dan diakui.

Namun tetap tidak dipandang, Uni Soviet memberikan dukungan lebih untuk Korea Utara menjadi negara sendiri dan karena itulah hingga sekarang perang tersebut masih sangat terasa hingga
sekarang.