Banyak Perbedaan Sejak Terjadi Perang Korea

Banyak Perbedaan Sejak Terjadi Perang Korea

Perang korea sudah bukan lagi hal yang bisa dirahasiakan di seluruh dunia. Sudah hampir seluruh dunia tahu perselisihan antara kedua wilayah tersebut. Pecahnya korea utara dan selatan sudah bukan baru, tetapi sudah sejak 70 tahun lalu mereka mengalami perang dingin yang tidak ada habisnya.

Perihal perselisahan sudah sangat umum diketahui banyak orang. Dengan mencari artikelnya saja sudah banyak sejarah yang dirincikan dengan sangat jelas mulai dari awal hingga saat ini. Namun dibeberapa tahun belakangan ini sejak ajang olahraga dunia, keduanya mulai agak berdamai di tahun 2018. Sudah ada sedikit diskusi baik yang tidak bertolak belakang. Namun siapa tahu keduanya, tidak bisa dipastikan hanya karena sebuah ajang saja.

Banyak Perbedaan Sejak Terjadi Perang Korea

Karena perang keduanya korea terpecah dan berdampak bagi masyarakatnya. Mungkin bagi banyak orang mereka tetaplah satu, tetapi untuk mereka itu tidak akan bisa terjadi. Karena mereka memilih jalan merdeka yang berbeda. Terlalu banyak perbedaan sejak terjadinya perang tersebut. Masyarakat yang lebih merasakan itu, bukan pemerintahan. Keegoisan dan ambisi negara membuat masyarakat jadi korban.

Mungkin untuk masyarakat korea selatan, perang ini tidak begitu berdampak buruk. Karena memang yang sudah anda ketahui korea selatan sudah cukup maju dalam bidang apapun dinegaranya. Tidak ada yang perlu diragukan tentang negara ini. Namun berbeda dengan korea utara, suksesnya korea utara belum sampai dititik sama seperti korea selatan.

Nilai Plus Dari Masing-Masing Negara

Masyarakat sering sekali merasakan kecemburuan entah itu dari utara atau selatan. Mereka memiliki nilai plus dan minus di negaranya. Mulai dari infrastruktur dan ekonomi keduanya juga mengalami perbedaan yang cukup jauh.

Jika anda lihat modernnya negara selatan, mungkin anda tidak bisa lihat itu di utara. Ekonomi masyarakatpun berbeda, tidak setara jika dibandingkan. Namun kelebihan dari utara adalah penduduk yang setia. Siap membela negara apapun yang terjadi mulai dari anak-anak hingga orang tua. Mereka sudah di didik untuk mencintai negaranya. Tidak mudah untuk membangun pedoman cinta negara, tetapi itu sudah terjadi di korea utara.