Temukan Latar Belakang Perang di Galeri Pertempuran Korea

Temukan Latar Belakang Perang di Galeri Pertempuran Korea – MUSEUM adalah daerah yang harus diperiksa untuk mengenali latar belakang suatu negara.
Di Korea Selatan saja ada lusinan museum yang patut dikunjungi, bagi mereka yang bertanya-tanya tentang perang saudara, War Memorial of Korea adalah
tempat yang perlu diperiksa.

Berawal dari kisah Jee Hee tentang kakeknya yang tidak terbiasa mengonsumsi pedas karena sejak usia muda ia terbiasa merasakan makanan yang
bukan berasa, kisah-kisah tentang pertempuran Oriental menarik saya.

“Hari itu kakekku mengucapkan selamat tinggal kepada keluarganya untuk mengunjungi daerahnya di Nam dan akan kembali ke
Bukhan dalam beberapa hari.
Namun beberapa hari setelah perang pecah dan sampai dia meninggal beberapa tahun yang lalu kakekku tidak pernah pernah segera
setelah mengurus untuk
mengingat dan terhubung dengan saudaranya dan juga dia hanya di sini, “kata Jee Hee, teman baik Korea saya.

Satu lagi teman baik juga memberi tahu saya bahwa kakek neneknya harus mendapat manfaat beberapa tahun sebelum akhirnya bertemu
di sebuah pulau.
“Mereka berjanji sebelum pertempuran untuk memisahkan mereka jika mereka selamat beberapa tahun kemudian ketika perang selesai
mereka pasti akan bertemu lagi.”

Sebagai intermezzo, untuk anda yang sedang membaca artikel ini dan menginginkan sebuah hiburan yang menguntungkan silahkan
kunjungi situs https://onebet88.com dan dapatkan kemenangan besar dalam meraup jutaan rupiah setiap harinya dalam waktu yang
singkat.

Temukan Latar Belakang Perang di Galeri Pertempuran Korea

Nam adalah istilah untuk Korea Selatan di masa lalu. Nam menunjukkan Selatan sedangkan Bhukan adalah nama untuk Korea Utara. Jika Anda melihat banyak drama
Oriental, mereka masih mendiskusikan Bhukan untuk wilayah Korea Utara.

Hari itu saya ditemani oleh Jimin yang kebetulan pertama kali menemukan museum ini. Kami mengunjungi bus.
Terletak di Yongsan-dong, Yongsan-gu, Seoul, Korea Selatan, museum dibuka pada 10 Juni 1994 beberapa hari setelah peringatan Hari Peringatan Oriental
yang jatuh pada 6 Juni.
Struktur tiga lantai ini memiliki tujuh interior ruang pameran dan area tampilan luar yang menampilkan minimal 13 ribu suvenir pertempuran serta perangkat
angkatan bersenjata dalam berbagai tema.

Peringatan Perang dibangun untuk mengenang banyak pertempuran yang telah dialami bangsa Gingseng mulai dari pertempuran di kerajaan masa lalu,
perang melawan Jepang, pertempuran sipil hingga pertikaian saat ini.
Namun lokasi ini tidak hanya menampilkan pertempuran Mei tetapi juga hal-hal buruk lainnya yang terjadi ketika pertempuran dicampur dalam
perjalanan pendidikan.

Ada 3 monumen utama yang pastinya akan mengundang kita di Gerbang Utama. The Tranquility Clock Tower yang menggambarkan 2 gadis memegang jam adalah
ikon harapan Korea untuk Reunifikasi Nasional dan juga perdamaian jam pertama berhenti di nomor di mana perang saudara utara dan selatan terjadi sementara
berbagai jam pertunjukan lainnya hidup.

Monumen Bersejarah Peninggalan Jaman Perang Korea

Patung Saudara yang merupakan gambaran asli dari apa yang terjadi dalam perang Oriental bagaimana dua individu bertemu di medan perang tetapi mendapat 2 sisi
yang berbeda. Lengan mereka seperti pertunjukan patung mengharapkan kedamaian, rekonsiliasi, dan pertemuan. Apa yang ada di patung ini sebenarnya telah direkam
dengan judul Tae Guk Gi: The Brotherhood of War pada tahun 2004, film yang sangat menyentuh ini dimainkan dengan baik oleh Jang Dong Weapon dan Won Container
sebagai saudara kandung. Film ini juga mendapat banyak penghargaan internasional serta pengingat pertempuran sipil.

Monumen ke-3 adalah The Korea Battle Monolith untuk mengingatkan generasi pertempuran untuk memastikan bahwa ia dapat menjaga perdamaian di masa depan.
Tidak hanya itu, di halaman galeri substansial ini ada juga reproduksi yang berbeda dari pesawat boxer, kapal dan juga kontainer serta mobil perang. Untuk anak muda
ada galeri perang khusus untuk mata anak-anak yang dilengkapi dengan kisah pahlawan perang, kisah-kisah kemerdekaan dan video.

Sekarang jika Anda masuk dengan pintu utama, pengunjung situs akan ditawari ikhtisar gratis dalam tiga pilihan bahasa, yaitu Inggris, Jepang dan Cina tidak hanya itu,
banyak peta serta audio-diri yang dapat dibuka diletakkan di Android bagi mereka yang akan bertualang di museum besar.

Tujuh kamar interior yang bisa Anda tuju di sini adalah Aula Peringatan, Area Sejarah Perang, Ruang Pertempuran Korea, Ruang Ekspedisi, Area Angkatan Darat,
Area Alat-Alat Besar serta Area Industri Pertahanan Oriental. semua yang dipamerkan di area ini adalah reproduksi, panorama, dan juga rekaman sejarah.